Resolusi lebih tinggi tidak selalu menjadi pilihan terbaik. Layar, ruang penyimpanan, dan dukungan codec menentukan seberapa nyaman file diputar. Panduan ini membantu memilih kualitas dengan sadar, bukan sekadar mengejar angka terbesar.

Mulai dari layar Anda

Untuk ponsel, 720p biasanya cukup. Video 1080p terlihat lebih tajam di layar besar dan saat ditonton di laptop. Jika Anda memiliki monitor 1440p atau TV 4K, versi yang lebih tinggi baru terasa manfaatnya ketika sumbernya memang tajam.

Perhatikan juga jarak menonton. Dari sofa, perbedaan 1080p dan 4K pada TV berukuran sedang sering lebih kecil daripada yang terlihat di iklan.

Kenali codec dan container

File MP4 dengan H.264 paling mudah diputar di berbagai perangkat. HEVC, VP9, dan AV1 menawarkan efisiensi lebih baik, tetapi dukungan pemutar bisa berbeda. Container MKV atau WebM juga belum tentu didukung aplikasi galeri bawaan.

Jika file akan diputar di perangkat lama, TV, atau aplikasi pengeditan tertentu, pilih MP4/H.264. Jika Anda ingin file lebih kecil dengan kualitas setara dan perangkat mendukungnya, format modern bisa menjadi pilihan.

Hemat ruang dengan sadar

  • Gunakan 480p atau 720p untuk arsip yang jarang ditonton.
  • Pilih 1080p sebagai titik seimbang untuk sebagian besar kebutuhan.
  • Gunakan 4K hanya jika sumber, layar, dan ruang penyimpanan mendukung.
  • Untuk audio, 192 kbps biasanya cukup; pilih 320 kbps bila kualitas adalah prioritas.

Batas 4K

Format 4K/2160p dan 1440p memiliki batas 60 menit dan 5 GB per file, serta satu job aktif per sesi. Jika kuota sedang terpakai, pilih 1080p untuk melanjutkan atau tunggu job sebelumnya selesai.

Ukuran yang tampil di pemilih format adalah perkiraan. Ukuran akhir dapat berbeda tergantung bitrate, codec, dan proses penggabungan audio.